Ujian CBT TKA Bahasa Indonesia SD/MI: Fokus Literasi & Pemahaman Teks
Ujian Computer Based Test (CBT) untuk Tes Kompetensi Akademik (TKA) Bahasa Indonesia tingkat SD/MI kini mengalami transformasi signifikan. Fokus utama tidak lagi sekadar menghafal definisi, melainkan pada kemampuan literasi membaca yang mendalam. Versi 7 ini dirancang untuk menguji sejauh mana siswa mampu mengolah informasi, mulai dari level tersurat hingga evaluasi kritis terhadap sebuah bacaan.
Bagi para siswa, guru, dan orang tua, memahami rincian kompetensi ini adalah kunci sukses meraih nilai maksimal. Berikut adalah bedah materi lengkapnya.
1. Kompetensi Pemahaman Tekstual
Kompetensi ini menguji kemampuan dasar siswa dalam menyerap informasi yang tertulis secara jelas di dalam teks (informasi tersurat).
a Identifikasi Kosakata Umum & Khusus: Siswa ditantang mengenali istilah-istilah teknis dalam berbagai bidang (seperti kesehatan, lingkungan, atau teknologi) serta penggunaan kata sehari-hari yang tepat sesuai konteks.
b. Identifikasi Objek: Baik dalam teks fiksi (cerita rakyat, fabel) maupun nonfiksi (berita, artikel ilmiah populer), siswa harus mampu menentukan subjek atau objek yang sedang dibahas berdasarkan deskripsi kosakata yang digunakan.
c. Penyusunan Ikhtisar & Bagan: Kemampuan menyajikan kembali informasi dalam bentuk yang lebih ringkas. Siswa diminta mampu menyusun ulang data dari teks ke dalam format bagan, skema, atau ringkasan (ikhtisar) tanpa mengubah makna asli.
2. Kompetensi Pemahaman Inferensial
Level ini selangkah lebih maju. Siswa tidak hanya membaca apa yang tertulis, tetapi juga memahami apa yang tersirat atau "membaca di antara baris."
a. Menyimpulkan Ide Pokok & Amanat: Menemukan inti sari dari sebuah paragraf serta pesan moral (amanat) yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.
b. Analisis Tokoh & Peristiwa: Mengidentifikasi karakter tokoh, latar tempat/waktu, serta rangkaian peristiwa yang membentuk alur cerita.
c. Menyimpulkan Perubahan Objek/Karakter: Siswa harus peka terhadap perkembangan dalam cerita. Misalnya, bagaimana sifat seorang tokoh berubah dari awal hingga akhir cerita, atau bagaimana suatu kondisi lingkungan berubah dalam teks nonfiksi.
d. Makna Ungkapan (Idiom): Memahami penggunaan bahasa kiasan atau ungkapan tertentu dalam teks. Hal ini penting untuk memperkaya pemahaman nuansa bahasa Indonesia.
3. Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Ini adalah level kognitif tertinggi dalam ujian TKA Bahasa Indonesia. Di sini, siswa bertindak sebagai pengamat dan penilai teks.
a. Relevansi dengan Kehidupan: Menilai apakah peristiwa dalam teks berkaitan dengan pengalaman pribadi atau situasi nyata di masyarakat saat ini.
b. Kesesuaian Antarunsur: Menguji logika teks. Apakah judul sesuai dengan isi? Apakah ilustrasi mendukung penjelasan teks? Siswa diminta menilai konsistensi informasi tersebut.
c. Respons Emosional: Khusus untuk teks fiksi, siswa diajak untuk merefleksikan perasaan mereka terhadap nasib tokoh atau kejadian dalam cerita. Hal ini melatih empati dan kecerdasan emosional siswa.
d. Tanggapan terhadap Bahasa Penulis: Menilai gaya bahasa yang digunakan penulis. Apakah bahasanya mudah dipahami, menarik, atau justru terlalu kaku untuk target pembacanya.
Strategi Menghadapi Ujian CBT (Mobile Friendly Tips)
Mengingat ujian ini berbasis komputer atau perangkat digital, ada beberapa hal teknis yang perlu diperhatikan:
1. Baca Teliti, Bukan Cepat: Pada layar digital, mata cenderung lebih cepat lelah. Gunakan teknik scanning untuk mencari kata kunci, namun tetap baca secara utuh saat diminta menyimpulkan.
2. Perhatikan Detail Bagan: Dalam sub-kompetensi penyusunan informasi, pastikan urutan logis dalam bagan sudah sesuai dengan alur teks kronologis.
3. Latihan Berbasis Teks Beragam: Jangan hanya terpaku pada buku paket. Bacalah artikel berita, cerpen, hingga infografis untuk membiasakan diri dengan berbagai jenis format teks.
Berikut adalah simulasi ujian CBT Akademik untuk tahun 2026. Latihan ini dirancang untuk menguji kesiapan peserta dalam menghadapi ujian resmi dengan sistem Computer Based Test yang stabil dan akurat.
📋 TATA TERTIB PESERTA:
- PASSWORD UJIAN: 1234 atau UjianCBT2026.
- Mode Jangan Ganggu: Wajib aktif agar tidak terhenti oleh notifikasi.
- Layar Penuh: Ujian wajib dalam mode Full Screen.
- Anti-Curang: Pindah tab, buka aplikasi lain, atau keluar Full Screen akan mengakibatkan ujian dihentikan otomatis.
- Waktu: Sistem akan Auto-Submit jika waktu habis.
- Hasil: Muncul otomatis setelah menekan tombol KIRIM.
Menghubungkan ke Server... 20s
“Sistem CBT ini dijalankan secara otomatis. Dengan menekan tombol mulai, Anda akan memasuki mode layar penuh untuk menjaga integritas ujian. Pastikan koneksi internet Anda stabil.”
🔐
Konfirmasi Akses
Apakah Anda sudah siap masuk ke ruang ujian online CBT?
Memuat Soal CBT...
Mohon jangan tutup atau refresh halaman ini.