Matematika Dasar: Bilangan, Geometri, dan Pengukuran
Matematika seringkali dianggap sebagai pelajaran yang menantang. Namun, jika kita memahami konsep dasarnya, matematika sebenarnya adalah alat yang sangat seru untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Mari kita bedah materi utama yang akan diujikan dalam Asesmen Akademik.
1. Memahami Bilangan Rasional dan Operasinya
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan $\frac{a}{b}$. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemuinya saat berbagi kue atau menghitung diskon.
Pecahan Senilai dan Perbandingan
Pecahan senilai adalah pecahan yang memiliki nilai yang sama meskipun angka pembilang dan penyebutnya berbeda. Contohnya, $\frac{1}{2}$ sama besarnya dengan $\frac{2}{4}$ atau $\frac{50}{100}$. Untuk membandingkan dua pecahan, cara termudah adalah dengan perkalian silang.
Tips: Jika ingin membandingkan $\frac{2}{3}$ dan $\frac{3}{4}$, kalikan $2 \times 4 = 8$ dan $3 \times 3 = 9$. Karena $8 < 9$, maka $\frac{2}{3} < \frac{3}{4}$.
Relasi Berbagai Bentuk Pecahan
Siswa harus mahir mengubah bentuk pecahan:
a. Pecahan Biasa ke Desimal: $\frac{1}{4} = 0,25$ (caranya: $1 \div 4$).
b. Pecahan ke Persen: $\frac{1}{2} = 50\%$ (caranya: $\frac{1}{2} \times 100$).
Operasi Hitung Bilangan Cacah dan Pecahan
Ingat aturan KABATAKU (Kali, Bagi, Tambah, Kurang). Perkalian dan pembagian harus dikerjakan lebih dulu daripada penjumlahan dan pengurangan.
a. Penjumlahan Pecahan: Wajib menyamakan penyebutnya terlebih dahulu menggunakan KPK.
b. Perkalian Pecahan: Langsung kalikan pembilang dengan pembilang, dan penyebut dengan penyebut.
2. Kelipatan dan Faktor (KPK & FPB)
Konsep ini sangat berguna untuk menentukan jadwal pertemuan atau membagi barang secara adil.
a. FPB (Faktor Persekutuan Terbesar): Digunakan untuk membagi beberapa jenis barang ke dalam wadah dengan jumlah yang sama banyak.
b. KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil): Digunakan untuk menentukan kapan dua kejadian akan terjadi bersamaan lagi (misal: lampu berkedip atau jadwal les).
3. Objek Geometri: Bangun Datar dan Bangun Ruang
Geometri adalah studi tentang ruang dan bentuk.
Bangun Datar
Bangun datar adalah bentuk dua dimensi (panjang dan lebar).
a. Segitiga: Memiliki 3 sisi. Jenisnya ada segitiga sama sisi, sama kaki, dan siku-siku.
b. Segiempat: Mencakup persegi (sisi sama panjang), persegi panjang, jajar genjang, belah ketupat, layang-layang, dan trapesium.
c. Segi Banyak: Bangun tertutup yang dibatasi oleh garis lurus (seperti segilima atau segienam).
Bangun Ruang
Bangun ruang adalah bentuk tiga dimensi yang memiliki volume (isi).
a. Kubus: Memiliki 6 sisi berbentuk persegi yang sama besar dan 12 rusuk yang sama panjang.
b. Balok: Mirip dengan kubus, namun sisi yang berhadapan memiliki ukuran yang sama (berbentuk persegi panjang).
4. Pengukuran dan Satuan Baku
Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satuan standar. Berikut adalah hubungan antar-satuan yang wajib dihafal:
Satuan Panjang, Berat, dan Volume
Gunakan sistem "Tangga Satuan". Setiap turun satu tangga dikali 10, setiap naik satu tangga dibagi 10.
a. Panjang: km, hm, dam, m, dm, cm, mm.
b. Berat: kg, hg (ons), dag, g, dg, cg, mg.
b. Volume: kl, hl, dal, l, dl, cl, ml. Ingat: $1 \text{ liter} = 1 \text{ dm}^3$ dan $1 \text{ ml} = 1 \text{ cm}^3 (cc)$.
Satuan Waktu dan Kecepatan
Waktu memiliki hubungan yang unik: $1 \text{ jam} = 60 \text{ menit}$ dan $1 \text{ menit} = 60 \text{ detik}$.
Kecepatan adalah laju perubahan posisi. Rumus utamanya:
$$Kecepatan = \frac{Jarak}{Waktu}$$
5. Keliling dan Luas Bangun Datar
Memahami rumus sangat penting, namun memahami konsep "cakupan" jauh lebih utama.
a. Keliling: Jumlah seluruh sisi luar bangun tersebut.
b. Luas: Besar area di dalam bangun tersebut.
1) Luas Persegi $= s \times s$
2) Luas Persegi Panjang $= p \times l$
3) Luas Segitiga $= \frac{1}{2} \times alas \times tinggi$
6. Volume Bangun Ruang
Volume mengukur seberapa banyak ruang yang bisa diisi di dalam sebuah bangun.
a. Volume Kubus: $s \times s \times s$ (atau $s^3$)
b. Volume Balok: $p \times l \times t$
7. Penyajian dan Penggunaan Data (Statistika Dasar)
Di era informasi, kemampuan membaca data sangatlah penting. Data dapat disajikan dalam beberapa bentuk:
a. Tabel Frekuensi: Mencatat jumlah munculnya suatu nilai.
b. Piktogram: Menggunakan gambar untuk mewakili jumlah tertentu (misal: gambar 1 buku mewakili 10 siswa).
c. Diagram Batang: Menggunakan balok vertikal atau horizontal untuk membandingkan jumlah antar kategori.
Dari data tersebut, kita bisa mengambil informasi seperti:
a. Modus: Nilai yang paling sering muncul.
b. Mean: Nilai rata-rata dari sekumpulan data.
c. Median: Nilai tengah setelah data diurutkan.
Berikut adalah simulasi ujian CBT Akademik untuk tahun 2026. Latihan ini dirancang untuk menguji kesiapan peserta dalam menghadapi ujian resmi dengan sistem Computer Based Test yang stabil dan akurat.
📋 TATA TERTIB PESERTA:
- PASSWORD UJIAN: 1234 atau UjianCBT2026.
- Mode Jangan Ganggu: Wajib aktif agar tidak terhenti oleh notifikasi.
- Layar Penuh: Ujian wajib dalam mode Full Screen.
- Anti-Curang: Pindah tab, buka aplikasi lain, atau keluar Full Screen akan mengakibatkan ujian dihentikan otomatis.
- Waktu: Sistem akan Auto-Submit jika waktu habis.
- Hasil: Muncul otomatis setelah menekan tombol KIRIM.
Menghubungkan ke Server... 20s
“Sistem CBT ini dijalankan secara otomatis. Dengan menekan tombol mulai, Anda akan memasuki mode layar penuh untuk menjaga integritas ujian. Pastikan koneksi internet Anda stabil.”
🔐
Konfirmasi Akses
Apakah Anda sudah siap masuk ke ruang ujian online CBT?
Memuat Soal CBT...
Mohon jangan tutup atau refresh halaman ini.