Matematika SMP/MTs: Menjelajahi Angka, Logika, dan Ruang
Matematika seringkali dianggap sebagai mata pelajaran yang menantang. Namun, jika kita memahami konsep dasarnya, matematika sebenarnya adalah alat bantu yang luar biasa untuk memecahkan masalah sehari-hari. Mari kita bedah materi utama yang akan diujikan dalam Asesmen Kemampuan Akademik 2025.
1. Dunia Bilangan: Dari Bulat hingga Notasi Ilmiah
Bilangan adalah fondasi dari segala perhitungan. Dalam jenjang SMP, kita tidak hanya belajar menghitung, tetapi juga memahami karakteristik bilangan.
a. Bilangan Real: Mencakup bilangan rasional (bisa diubah ke pecahan $\frac{a}{b}$) dan irasional (seperti $\pi$ atau $\sqrt{2}$).
b. Bilangan Berpangkat & Akar: Memahami bahwa $a^n$ adalah perkalian berulang. Penting untuk diingat bahwa bilangan berpangkat negatif seperti $2^{-3}$ hasilnya adalah $\frac{1}{2^3} = \frac{1}{8}$, bukan bilangan negatif.
c. Rasio dan Perbandingan: Ini adalah materi yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan:
1) Senilai: Jika satu variabel naik, yang lain ikut naik (contoh: jumlah buku dan harganya).
2) Berbalik Nilai: Jika satu variabel naik, yang lain turun (contoh: jumlah pekerja dan waktu penyelesaian bangunan).
2. Aljabar: Bahasa Simbol Matematika
Aljabar memungkinkan kita menyelesaikan masalah yang nilainya belum diketahui menggunakan variabel (seperti $x$ atau $y$).
a. Bentuk Aljabar: Kita belajar tentang suku, koefisien, dan konstanta. Ingat hukum distributif: $a(b + c) = ab + ac$. Ini adalah kunci menyederhanakan persamaan yang rumit.
b. PLSV & SPLDV: Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) mencari satu nilai $x$. Sedangkan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) mencari titik temu dari dua persamaan, biasanya diselesaikan dengan metode Eliminasi atau Substitusi.
3. Relasi dan Fungsi: Memahami Hubungan
Fungsi adalah aturan yang menghubungkan setiap anggota himpunan asal (domain) ke tepat satu anggota himpunan kawan (kodomain).
a. Penyajian Fungsi: Bisa melalui diagram panah, himpunan pasangan berurutan, atau grafik pada koordinat Kartesius.
b. Rumus Fungsi: Biasanya ditulis $f(x) = ax + b$. Jika kamu tahu nilai $x$, kamu bisa menemukan bayangannya.
4. Barisan dan Deret: Pola yang Teratur
Alam semesta penuh dengan pola, dan matematika menangkapnya dalam bentuk barisan.
a. Aritmetika: Memiliki selisih (beda) yang tetap. Contoh: $3, 7, 11, 15$ (bedanya adalah $+4$).
b. Geometri: Memiliki rasio (perkalian) yang tetap. Contoh: $2, 6, 18, 54$ (rasionya adalah $\times 3$).
5. Geometri: Sudut, Pythagoras, dan Kesebangunan
Materi ini melatih logika visual kita.
a. Sudut: Memahami hubungan sudut pada dua garis sejajar yang dipotong garis lain (sudut sehadap, dalam berseberangan, dll).
b. Teorema Pythagoras: Rumus legendaris $a^2 + b^2 = c^2$ yang hanya berlaku pada segitiga siku-siku untuk mencari panjang sisi yang hilang.
c. Kesebangunan vs Kekongruenan: Dua benda kongruen adalah "kembar identik" (bentuk dan ukuran sama). Dua benda sebangun memiliki bentuk sama tapi ukuran berbeda, namun perbandingan sisi-sisinya tetap sama.
6. Bangun Ruang: Volume dan Luas Permukaan
Kita hidup di dunia tiga dimensi. Memahami volume sangat penting.
a. Prisma & Tabung: Volumenya selalu $Luas \ Alas \times Tinggi$.
b. Limas & Kerucut: Karena "lancip" di atas, volumenya adalah $\frac{1}{3} \times Luas \ Alas \times Tinggi$.
c. Bola: Satu-satunya bangun ruang yang tidak memiliki rusuk dan titik sudut.
7. Transformasi Geometri: Perpindahan Posisi
Bagaimana sebuah titik atau bangun berpindah tempat?
a. Translasi (Pergeseran): Hanya menggeser posisi.
b. Refleksi (Pencerminan): Membalikkan bangun terhadap sumbu tertentu.
c. Rotasi (Perputaran): Memutar bangun terhadap titik pusat.
d. Dilatasi (Perkalian): Memperbesar atau memperkecil ukuran bangun.
8. Statistika dan Peluang: Mengolah Data
Di era informasi, kemampuan membaca data adalah kewajiban.
a. Ukuran Pemusatan: * Mean: Rata-rata.
b. Median: Nilai tengah setelah data diurutkan.
c. Modus: Nilai yang paling sering muncul.
d. Peluang: Kemungkinan terjadinya suatu peristiwa. Rumusnya adalah jumlah kejadian yang diinginkan dibagi dengan total ruang sampel. Contoh: Peluang muncul angka $5$ pada dadu adalah $\frac{1}{6}$.
Berikut adalah simulasi ujian CBT Akademik untuk tahun 2026. Latihan ini dirancang untuk menguji kesiapan peserta dalam menghadapi ujian resmi dengan sistem Computer Based Test yang stabil dan akurat.
📋 TATA TERTIB PESERTA:
- PASSWORD UJIAN: 1234 atau UjianCBT2026.
- Mode Jangan Ganggu: Wajib aktif agar tidak terhenti oleh notifikasi.
- Layar Penuh: Ujian wajib dalam mode Full Screen.
- Anti-Curang: Pindah tab, buka aplikasi lain, atau keluar Full Screen akan mengakibatkan ujian dihentikan otomatis.
- Waktu: Sistem akan Auto-Submit jika waktu habis.
- Hasil: Muncul otomatis setelah menekan tombol KIRIM.
Menghubungkan ke Server... 20s
“Sistem CBT ini dijalankan secara otomatis. Dengan menekan tombol mulai, Anda akan memasuki mode layar penuh untuk menjaga integritas ujian. Pastikan koneksi internet Anda stabil.”
🔐
Konfirmasi Akses
Apakah Anda sudah siap masuk ke ruang ujian online CBT?
Memuat Soal CBT...
Mohon jangan tutup atau refresh halaman ini.